Cuaca hari ini


bloguez.com

Selasa, 26 Juli 2011

Pengaruh suhu dan tekanan terhadap Pesawat Terbang

Suhu Merupakan salah satu faktor penting diantara faktor-faktor lainnya terhadap daya kerja pesawat terbang. Pada suatu keadaan tekanan udara, dengan suhu yang tinggi akan mengakibatkan rendahnya kerapatan udara, hal ini menimbulkan pengaruh yang meragukan pesawat pesawat terbang bermesin Jet dan bermesin hisap, terutama pada saat mengudara (take off).
Diketahuinya suhu udara oleh penerbang, memungkinkan baginya untuk
a. Menentukan efesiensi penggunaan mesin.sehubungan diketahuinya juga tekanan udara,maka dapat ditentukan daya kerja pesawat yang seharusnya sa’at-sa’at mengudara ataumendarat, yang sekaligus dapat menentukan berapa panjang landasan yang harusdipergunakan sesuai dengan berat muatannya.
b. Menentukan apakah ada kemungkinan terjadinya pengendapan es pada pesawat


Pengaruh Suhu


  • Apabila udara lebih panas daripada rata-ratanya  pesawat akan lebih tinggi dari yang ditunjukkan oleh altimeternya.
  • Apabila udara lebih dingin daripada rata-ratanya  pesawat akan lebih rendah daripada yang ditunjukan altimeternya.
  • Apabila temperatur menurun  selama perjalanan pesawat, pesawat akan lebih rendah daripada ketinggian yang ditunjukan altimeternya.
  • Apabila temperatur naik selama perjalanannya, pesawat akan lebih tinggi daripada yang ditunjukkan altimeternya. 
 

Tekanan dan kerapatanya
Suhu dan tekanan udara menentukan sifat kerapatan udara, Kerapatan udara berpengaruh terhadap daya angkat pesawat Jika kerapatan udara berkurang berarti daya angkatnya berkurang, untuk mempertahankan ketinggian terbangnya didalam kerapatan udara yang rendah kecepatan pesawat harus diperbesar.mengudara didalam suhu udara yang tinggi diperlukan “jarak mengudara” yang lebih panjang.Pengaruh lain dari berkurangnya kerapatan udara dapat menyebabkan menurunnya tenagamesin yang mempengaruhi daya menanjaknya pesawat udara.
Pengaruh tekanan


  • Terbang dari daerah tekanan tinggi  ke arah daerah tekanan rendah tanpa menyesuaikan altimeter akan menyebabkan pesawat   kehilangan ketinggian sebebarnya.
  • Terbang dari daerah tekanan rendah  ke arah daerah tekanan tinggi  dengan tanpa  menyesuaikan  altimeter  pesawat tetap pada ketinggian sebebarnya. 


Kerapatan Udara Rendah

  • Mesin menghisap lebih sedikit udara untuk mendukung  pembakaran  yang menyebabkan  tenaga akan berkurang.
  • Mesin  propellers memperoleh lebih sedikit udara yang berpindah dibandingkan dengan   kondisi normalnya, daya dorong pesawat  akan berkurang.
  • Pada mesin  jet  massa gas yang  keluar lebih sedikit, akan mengurangi daya dorong pesawat.
  • Karena molekul  di udara lebih sedikit, udara yang  mendesak  sayap pesawat akan berkurang, akan  menyebabkan  kurannya daya angkat pesawat.
  • Pengurangan daya dorong dan angkat berarti memerlukan runway yang lebih panjang untuk takeoff  dan diperlukan daerah bebas hambatan di akhir runway karena pengurangan laju mendakinya.

Kerapatan Udara Tinggi


  • Lebih besarnya daya dorong  daripada normalnya disebabkan  lebih banyaknya jumlah  molekul di udara yang menyebabkan  mesin propellers dan jet  dapat berinteraksi
  • Lebih besarnya gaya angkat udara sebagai akibat lebih besarnya udara yang mendorong sayap- sayapnya
  • Kecepatan  dan laju naik akan lebih cepat  karena daya dorong dan daya angkat pesawat bertambah besar .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar